Revenge Trading : Musuh Terbesar Trader dan Keinginan untuk Mengalahkan Pasar

Dalam dunia trading, seorang trader tidak hanya berhadapan dengan chart dan analisis teknikal. Salah satu fondasi utama yang wajib dimiliki adalah kemampuan mengelola emosi, terutama saat menghadapi kerugian. Ketidakmampuan mengontrol emosi inilah yang sering kali memicu keinginan untuk melakukan revenge trading.

Revenge trading merupakan perilaku trading yang dilakukan secara impulsif setelah mengalami kerugian. Tindakan ini didorong oleh rasa ingin “balas dendam” terhadap market dengan tujuan mengembalikan modal yang hilang secepat mungkin, tanpa analisis yang objektif dan perhitungan risiko yang matang.

Belva Driantama, CEO Prime Academy FX, menilai bahwa revenge trading adalah salah satu kesalahan fatal yang sering dilakukan trader, khususnya pemula. Ia menjelaskan bahwa tindakan impulsif setelah loss dapat menimbulkan efek snowball, di mana kerugian semakin membesar akibat keputusan trading yang didorong oleh emosi, bukan strategi.

Salah satu faktor yang memperparah kondisi psikologis trader adalah modal terbatas yang dapat menciptakan tekanan besar setiap mengalami kerugian. Hal ini membuat trader lebih rentan terhadap overtrading dan revenge trading. Ketika target keuntungan terasa “harus cepat tercapai” karena keterbatasan modal, disiplin dan manajemen risiko sering kali diabaikan.

Sebagai solusi, banyak trader mulai melirik proprietary trading firm (prop firm). Melalui prop firm, trader tidak perlu mempertaruhkan modal pribadi dalam jumlah besar, namun tetap bisa mengelola dana yang jauh lebih signifikan.

Di Prime Academy FX, misalnya, trader cukup membayar biaya challenge mulai dari $38 atau sekitar Rp 645.688 untuk mendapatkan kesempatan trading menggunakan dana hingga $100.000, sesuai dengan ketentuan dan evaluasi yang berlaku.

Program ini memungkinkan trader untuk lebih fokus pada strategi dan disiplin trading tanpa tekanan emosional berlebihan akibat risiko kehilangan modal pribadi. Informasi lengkap mengenai program prop firm ini dapat diakses melalui https://primeacademyfx.com/

Keberhasilan dalam trading bukan ditentukan oleh seberapa cepat trader membalas kerugian, melainkan oleh seberapa disiplin ia menjalankan rencana tradingnya. Mengendalikan emosi, menerima kerugian sebagai bagian dari proses, serta menerapkan manajemen risiko yang konsisten adalah kunci utama untuk bertahan dan berkembang di pasar keuangan.

Scroll to top